1 Bab 0 prologue

hari yang cerah. tidak ada awan sedikitpun. kepala yang berambut hitam ini sudah tidak tahan lagi. aku berdua saja dengan hewan piaraan ku, Shiro. kami berdua sedang santai di teras remah karena bosan mengisi hari libur hanya berdiam diri di rumah. aku duduk lesehan di atas karpet dan shiro duduk di atas paha ku. dia mengeong sambil menatap wajahku. akupun mengelus kepalanya sambil tersenyum. Tiba-tiba aku merasakan gempa yang cukup besar bahkan aku tidak dapat melihat keadaan di sekitar. Aku merasa masuk ke dalam tanah sambil memeluk Shiro. karena tidak tahu apa yang terjadi. Badanku hanya memeluk Shiro dan aku memejamkan mataku sambil berharap ini akan berakhir.

end of prologue

Next chapter