7 6. Pacar Baru

Sudah hampir dua minggu semenjak Jung Ah dan Choco menjadi pasangan kekasih. Namun mereka belum dapat merasakan namanya ngedate di luar rumah karena Jung Ah harus menyelesaikan naskah movie barunya. Sehingga mereka hanya melakukan aktivitas di dalam rumah dan sesekali berbelanja di mini market dekat apartementnya. Semua ini mereka lakukan karena Jung Ah makin sibuk di depan laptop.

Kali ini, Jung Ah dipercaya untuk menulis naskah Action Movie yang sedang ditunggu-tunggu penayangannya yaitu "Stronger Brother". Karena movie ini diperankan oleh bintang papan atas serta di sutradarai oleh legenda Sutradara terkenal Hwang Jung Hyun Pdnim membuat semua orang menunggu kapan movie ini muncul di bioskop. Dan hari ini setelah dua minggu menulis,Jung Ah berhasil menyelesaikan naskah untuk movie tersebut. Jung Ah akhirnya memiliki waktu luang setelah sekian lama dia berkutat di depan laptop kesayangannya.

"Choco...ayo kita pergi hari ini..." ajak Jung Ah tiba-tiba.

Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click www.webnovel.com/book/mr.-cupid-and-me_19182555105554305/6.-pacar-baru_51642491966909678 for visiting.

"Memangnya kamu ada waktu hari ini?" tanya Choco sedikit kaget.

"Tentu saja..Tenang saja Choco, hari ini aku telah selesai menulis skenario. Dan sekarang waktunya kita pergi jalan-jalan." Balas Jung Ah sembari tersenyum.

"Asyik...akhirnya kita dapat menghabiskan waktu bersama selain di Apartement. Ayo kita pergi, Jung Ah..." ucap Choco antusias.

Kemudian Jung Ah dan Choco pergi menggunakan mobil dan berkeliling Seoul pagi itu. Sudah lama rasanya mereka tak menghirup udara Seoul di pagi hari, Mereka pun mampir ke salah satu cafe untuk brunch dan melanjutkan perjalanan menuju ke luar Kota Seoul. Tanpa perencanaan sebelumnya, Jung Ah dan Choco sampai di Nami Island untuk refreshing, mulai dari bersepeda hingga menikmati pemandangan dan foto bersama.

Tempat ini sangat ramai dikunjungi baik turis lokal maupun mancanegara. Setelah puas bermain di Nami Island, mereka menyewa salah satu pension di Gapyeong. Setelah berbelanja bahan makanan di salah satu mini market, Jung Ah pun mulai masak di dapur pension tersebut untuk makan malam.

"Jung Ah...kau yakin bisa melakukannya sendirian.. apa boleh ku bantu?" tanya Choco menawarkan diri.

"Tenang saja Choco.. kali ini biarkan aku memasak. Kau hanya perlu duduk dan istirahat. Sudah terlalu lama aku hanya makan dan menikmati makanan darimu. Aku ingin membalas kebaikanmu." Ucap Jung Ah sembari memakai celemeknya.

"Baiklah kalau begitu. Aku tak akan mengganggumu. Tapi kalau butuh apa-apa segera panggil aku ya.." ucap Choco sedikit cemas.

"Iya,,kamu tenang aja ya.." jawab Jung Ah santai,

Jung Ah pun mulai memasak untuk Choco. Kali ini dia akan memasak Ddakbogeumtang dan Kimchi Jiggae. Semua bahan pun dicuci bersih dan dipotong-potong serta dimasak sesuai dengan resep yang dia temukan dari internet. Kurang lebih satu jam Jung Ah memasak dan akhirnya selesai juga.

"Choco... bagaimana rasanya?" tanya Jung Ah yang menunggu dengan cemas mengenai tanggapan Choco terhadap masakannya.

Choco pun mulai mencoba satu persatu masakan Jung Ah yang dia masak malam itu.

"Ehmm.. ini enak banget Jung Ah. Kau memang hebat. Jago banget masaknya." Puji Choco sembari melahap makanan yang dimasak Jung Ah.

Sudah lama Jung Ah tak masak dengan sangat serius seperti sekarang, terlebih di hadapan ANGEL yang dia sayang, Choco. Dia juga ingin membuktikan kalau dia dapat diandalkan saat Choco sedang di luar rumah dan ingin memesan menu makanan melalui telepon yang terkadang harus antre terlebih dahulu. .

"beneran? Kamu ga bohong kan?" tanya Jung Ah tak percaya.

"Jung Ah...kan aku pernah cerita..kalau ANGEL ga pernah bohong. Dan masakanmu memang enak." Ucap Choco sembari tersenyum.

"Makasih ya Choco.. " Jung Ah pun merasa senang karena masakannya hari itu berhasil.

Jung Ah dan Choco pun istirahat di kamar mereka setelah bermain seharian. Tampaknya Jung Ah kelelahan karena menyetir sendirian karena tak mungkin Choco menggantikannya menyetir.

"Choco, maafkan aku baru bisa mengajakmu jalan-jalan.." ucap Jung Ah yang merasa bersalah karena baru hari ini dia dapat meluangkan waktunya untuk Choco.

"Iya Jung Ah..aku tahu. Kamu sibuk sekali dengan pekerjaanmu. Dan kamu telah menyempatkan waktumu buatku. Terima kasih karena sudah kembali padamu.."ucap Choco memeluk Jung Ah dengan hangat.

"terima kasih juga karena sudah bersamaku, Choco.." Jung Ah pun memeluk erat Choco.

©©©

Keesokan harinya Jung Ah terbangun dan melihat Choco yang masih tertidur pulas disampingnya.

"Choco ternyata dilihat dari dekat, tampan dan sangat imut." Ucap Jung Ah sambil menyentuh pipi Choco yang lembut.

Tak berapa lama kemudian, Choco terbangun dan menatap Jung Ah yang tidur disampingnya.

"selamat pagi Jung Ah..kamu sudah bangun.." ucap Choco lembut sembari memeluk Jung Ah.

"Iya... barusan aja kok....bagaimana tidurmu apakah nyenyak?" tanya Jung Ah yang masih berada di pelukan Choco.

"Nyenyak sekali.. sepertinya karena kita telah bermain seharian.. tidurku sangat nyenyak..kalau kamu bagaimana Jung Ah?"

"Aku..ku rasa semalam tidurku sangat nyenyak. Rasanya sudah lama sekali aku tak bisa tidur nyenyak karena harus mengerjakan script. Dan rasa lelah dan beban pikiran semuanya sepertinya tlah menghilang. Ini berkat kamu Choco.. terima kasih ya.."

"Iya Jung Ah..sama-sama.. Hari ini kita mau pergi kemana?" tanya Choco penasaran.

"aku ingin mencoba bermain di air..aku dengar di sekitar sini ada tempat ski air dan permainan air lainnya." Ucap Jung Ah antusias.

"Baiklah kita kesana setelah sarapan ya.."

"Okay, Choco..aku tak sabar untuk segera kesana. Oh iya Choco.. aku ada hadiah buatmu." Balas Jung Ah sembari mengambil sesuatu dari dalam tasnya.

"Apa ini.." ucap Choco sembari membuka bungkusan kotak yang diberikan Jung Ah.

"Itu adalah smartphone. Aku harap aku bisa menghubungimu saat kita tak bisa bersama."

"Kau tahu kan aku tak memerlukannya."

"Aku tahu itu. Tapi setidaknya ANGEL juga bisa jadi seperti manusia dengan menelepon atau membalas pesan dariku." Ucap Jung Ah sembari tersenyum.

"Baiklah..terima kasih ya...aku akan menerimanya. Tapi kau juga harus janji untuk mengangkat dan membalas pesan dariku dengan smartphone ini."ucap Choco sembari menyimpan nomer Jung Ah di hpnya.

"Iya..aku janji Choco..aku akan mengangkat dan membalas pesan darimu. Yuk kita berangkat. Aku sudah tak sabar bermain air" ajak Jung Ah bersemangat.

"Okay.. let's go!"

Jung Ah sangat menikmati permainan air yang tersedia mulai dari ski air, jets ski hingga flying fish dia coba dan tak ada lelah di raut wajah Jung Ah.

"Choco...ini sangat menyenangkan.." ucap Jung Ah dengan ceria.

"Kau menyukainya?.." tanya Choco sembari mencoba jets ski bersama Jung Ah.

"Ehm..aku sangat menyukainya..terima kasih sudah menemaniku hari ini Choco.." ucap Jung Ah tulus.

"Iya.. Jung Ah, sama-sama. Aku sangat senang bersamamu hari ini." Balas Choco sembari bermain air bersama Jung Ah.

Hari itu adalah hari terbaik bagi Jung Ah. Dia tak pernah liburan sebelumnya. Biasanya yang Jung Ah lakukan bersama para sahabatnya adalah mengunjungi cafe langganan mereka dan makan bersama. Dan ini pertama kali baginya dapat menikmati kota di luar kota Seoul.

Musim panas kali ini adalah musim panas terindah bagi Jung Ah karena dia tak lagi sendiri. Dia dapat bertemu dengan Choco, pacar barunya.

©©©

Next chapter