2 MALAIKAT PENOLONG

tepat pada pukul 05.00 Wib alarm zahra berbunyi. setelah terbangun zahra bergegas mengambil wudhu dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu melaksanakan sholat subuh 2 rakaat dan di lanjutkan membaca Al-quran tepatnya surah ar-rahman. setelah bacaannya selesai ia bergegas untuk mandi

tepat pukul 06.30 zahra aulia utama turun dari kamarnya ia tersenyum melihat ibunya yang memasakkan sarapan kesukaanya yaitu nasi goreng.

"Zahra: wah mama masak apa?"

"mamah : masak batu! ya nasi goreng dong zahra..kamu tuh ya udah liat mamah masak nasi goreng masih nanya lagi."

dengan muka polosnya zahra terkekeh dan mulai menggoda ibunya

"zahra: ya..kan zahra cuma nanya ma..

maa..jangan kebanyakan ngegas deh

ntar keriputnya nambah loh mah?

(canda zahra) kan mama udah tua.."

"mamah : zahra itu mulutnya mau mama sambelin?

"zahra: ihh kayak judul lagu..sambala..sambala...samballadoo..mulut bergetar lidah bergoyang..(balas zahra sambil nyanyi dan mulai cekikikan)

zahra terkekeh dan sudah mulai menjahili mamanya..baginya hal tersebut dapat menjadi hiburan tersendiri baginya...

"Zahra: kalau di sambelin tuh ma jadinya Uuuuhh pedess (jawab zahra sambil pengipas-ngipasi wajahnya)

"Mamah: lah kok jadi iklan??

"Zahra: hehehehe

"mamah: udah sana-sana ganggu aja orang lagi masak inii....(jawab sang mama sambil mendorong-dorong zahra ke meja makan)

" zahra: ihh mama jahat banget sih kayak ibu tiri ajah! ngusir-ngusir zahra. zahra jadi ragu apakah zahra ini anak kandung mamah apa bukan? (jawab zahra sambil pura2 cemburut)"

mamahnya memutar bola matanya jengah melihat kelakuan anak sematawayangnya ini yang penuh dengan drama

"Mamah: ehh jangan asal ngejeplak aja kamu..lagian nihh ya klau kamu jadi anak tiri mamah...udah dari dulu deh mama buang kamu ke kali ciliwung ra..untung mama sayang"

" Zahra: iya-iya deh mamaqu yang cantik,yang baik,yang imut, yang lucu,iya zahra percaya kan zahra anak baik dan penurut"

"Mamah:huhhfftt.. seterah kamu deh zahra..aturr sendiri deh idup kamu..mama puyeng.." (balas mamanya yang mulai jengah.)

dan zahra hanya bisa tertawa..melihat kelakuannya sendiri yang entah turunan dari mana...

"Zahra: mahh..papa mana? kok tumben gak ada?

" mamah: papa mu udah berangkat ke restoran ada urusan katanya...

"zahra:oh..(kemudian zahra mulai memakan nasi gorengnya hingga tandas)" yaudah zahra berangkat yah ma? assalamu alaikum

"mama: walaikum salam"

***

jam 07.00 zahra sampai di kelasnya dan langsung membuat onar..

"zahra: yuhuuu..zahra yang baik hatii dan cantik datangg" (jawabnya dengan suara 5 oktav)

"risa : ra bisa gak sih dateng ke kelas tuh baik2 salam dulu kek..sakitt nih kuping gue ra masih pagii"

"zahra: ya elah kaya kaga' tau aja lu kalau gw ngomong kek gimana.

"risa: iya gw tau elo kan ngomong kek TOA masjid gede banget sampe sekampung juga pada denger"

"zahra: gak gitu juga kali sa..mulut gua tuh bukan kayak toa? (balas zahra)

"Risa: trus kayak apa dong?"

"zahra: kayak speaker..puas loo?

"risa: sama aja dong begoo" (balas risa gemas)

"Zahra: hehehehe iya juga yaa (balas zahra nyegir gak jelas)

"risa: aishh ra malu gw tau punya temen gini amat kek loo"

"zahra: ehh Risa seharusnya tuh lo beruntung punya temen kayak gue..kan temen kayak gue itu langka dan sudah hampir punah. jadi harus di lestarikan" (balas zahra nyengir)

"risa: serahhhh lo deh markonahhh gw waras gw ngalah..fix no debat (jawab risa jengah dengan dengan tingkah orang laknat satu ini)

"zahra: hehehehe udah tau gue ajaib dan istimewa kek gini malah di ladenin..(kekeh zahra)

dan risa hanya memutar bola matanya jengah..

***

zahra Aulia utama gadis yang terkenal akan kegesrekan dan kebar-baran serta kejulitan yang haqiqi mempunyai 4 orang sahabat yaitu Anggi,dinar,risa,dan fina..mereka adalah sahabat yang tak terpisahkan kapan pun dan dimanapun..

setelah menunggu lama akhirnya tepat pada pukul 07.15 sahabat-sahabat zahra mulai berdatangan seperti anggi,dinar,risa,dan fina mereka duduk di kursi masing- masing. zahra duduk dengan risa di bangku pertama,dinar duduk dengan anggi di bangku kedua, sedangkan fina terasingkan dengan duduk di bangku ke tiga dengan teman sebangkunya yaitu weni, tapi weni bukanlah anggota dari geng zahra..meskipun bgitu mereka selalu bersikap baik kepada weni.

jam 7.30 akhirnya mulailah kegiatan belajar mengajar di SMA NUSA BANGSA di mulai..dan kelas zahra yaitu kelas IIX IPS 1 memulai pelajarannya dengan pelajaran matematika..yaitu pelajaran yang membuat zahra Lelah Hati Lelah jiwa!! setelah pelajaran matematika yang memuakkan bagi zahra berakhir akhirnya tibalah Waktu kesukaan zahra yaitu waktu Istirahat tepatnya pukul 10.00 wib. di kantin yang sangat ramai dan sesak geng zahra yang mereka berinama "the gesrek friend's" mulai memilih tempat duduk paling pojok dan mereka mulai memesan makanan..

"Zahra: berhubung baeknya zahra dateng..kalian mau pesan apa biar gue bayarin.

"anggi,risa,dinar,dan fina: Serius ra??"

"zahra: iya nanti gw bayarin, tapi pke duit kalian..ahahaha (ucap zahra ngakak)

" Bangke saut mereka berempat"

"Zahra: yaudah buruan mau pesen apa?"

"dinar: pesen mie ayam aja deh 5 porsi dan jus jeruknya juga 5, kan kita sehati sejiwa jadi makanan pun harus sama.

"Zahra :oke sip"

***

bel pulang telah berbunyi tepatnya pukul 03.00 wib dan zahra Dkk mulai mengemas tasnya menuju gerbang sekolah.

setibanya di depan gerbang, teman-teman zahra mulai berpamitan kepada zahra, dan zahra mengangguk tanda iya mengiyakan teman-temannya untuk pulang ke rumah masing-masing. zahra akhirnya menelpon supirnya yang bernama mang didin untuk menjemputnya di sekolah. tanpa terasa sudah 10 menit zahra menunggu akhirnya mang didin sampai juga dengan mobilnya.

dalam perjalanan pulang zahra tidak sengaja melihat nenek-nenek yang sedang kesusahan di jalanan sambil menggendong kerupuk di punggungya untuk di jualkan kepada orang-orang yang melintasi jalanan tersebut...zahra sendiri merasa ibah kepada nenek-nenek tersebut akhirnya zahra berniat untuk membantunya..yaa zahra walaupun gadis itu terkenal gesrek,julid, dan bar-bar tapi sebenarya ia mempunyai hati yang mulia dan tulus kepada semua orang, bahkan ia memiliki sikap penyayang dan sabar..dalam menghadapi situasi apa pun, dan dia bukanlah sosok gadis pendendam melainkan pemaaf itulah sisi lain dari seorang zahra yang jarang di ketahui oleh orang-orang kecuali orang terdekatnya termasuk keluarga dan sahabat-sahabatnya..

"Zahra: mang didin stopp!!

"mang didin: ada apa non?

"Zahra: mang bisa gak tepiin mobil ini ke pinggir jalan sana? (tunjuk zahra di tepi jalan sebelah kanan)

"mang didin: iya sebentar non

setelah sampai di seberang jalan zahra langsung berjalan ke arah nenek-nenek tersebut.

" zahra: nenek jualan kerupuk?? (tanya zahra mulai ibah)

"nenek:iya nak, nenek jualan kerupuk."

"zahra:saya mau borong semua kerupuk nenek..totalnya berapa nek??"

"nenek:serius nak, mau borong kerupuk jualan nenek?? (tanya si nenek)"

"zahra: iya nek serius. berapa semuanya nek?"

"nenek: semuanya 200 ribu nak."

"zahra: iya, nek ini uangnya (jawabnya sambil memberikan uang 700 ribu)

"nenek: ehh tapi nak uangnya kebanyakan "

"zahra: gak apa-apa nek aku ikhlas, terima ya nek. kan ini rejekinya nenek"(jawab zahra sambil tersenyum)"

"nenek:makasih ya nak, nenek gak nyangka ternyata di dunia ini ada anak sebaik kamu, cantik lagi (jawab nenek sambil berkaca-kaca dan tersenyum)"

" zahra: iya nek sama-sama. eh ngomong-ngomong nenek mau kemana habis ini?" (tanya zahra)

"nenek: nenek mau pulang nak.

"zahra: rumah nenek dimana?? biar aku anterin, supaya cepat nyampe rumahnya.

"nenek:rumah nenek di jalan sudirman di gang kecil nak"

"zahra: yaudah ayo nek, aku anterin pulangnya ya (sambil menarik tangan nenek dan membantunya berjalan)

"nenek: makasih nak, kamu memang anak yang baik dan sopan , kamu seperti malaikat penolong nenek (jawab sang nenek tersenyum)"

setelah nenek masuk ke mobil akhirnya zahra mengantarkan nenek tersebut untuk pulang...zahra sangat miris melihat lingkungan serta rumah sang nenek..bagaimana tidak lingkungan yang kumuh dan rumah yang sudah hampir mau rubuh membuatnya meneteskan air mata...

setelah beberapa saat zahra berada disana akhirnya zahra berpamitan sama nenek tersebut untuk segera pulang ke rumahnya karna hari sudah semakin sore.

"zahra: maaf yah nek, zahra gak bisa lama-lama soalnya udah sore..nanti kalau ada kesempatan zahra janji bakal kesini lagi jengukin nenek disini."

"nenek: iya nak, makasih ya udah mau mengantarkan nenek dan udah mau mampir ke rumah nenek"

"zahra: iya nek sama-sama. zahra pamit pulang ya nek (sambil salim kepada nenek)

" nenek: iya nak, hati-hati ya nak

"zahra: iya nek, assalamu alaikum. (ucapnya)

"nenek: walaikum salam (jawab sang nenek sambil tersenyum)

***