2 bab 2

saat rubah merah memberikan mutiaranya kepada rubah putih, dengan seketika luka rubah putih sembuh dengan cepat.

dengan sedikit kekuatan rubah putih mendorong rubah merah dan mendekati manusia itu mencabut tombak yang menancap di di dada kirinya.

rubah putih mengeluarkan mutiaranya dari mulut manusia itu dan mengeluarkan mutiara merah dari balik pinggulnya, seketika rubah merah marah dan ingin menghalangj rubah putih. ternyata manusia itu sudah mati dan peecuma saja menggunakan mutiara ruba merah dia tetap tak akan hidup.

saat rubah merah ingin mengambil mutiaranya sebuah anak panah menancap di bahu kanannya dia melihat kebelakang betapa terkejutnya rubah merah dia yang memanahnya tak lain adalah ayahnya.

"dasar pengkhianatan kau dan ibumu sama saja. anak dari seorang pelayan tidak akan membuatnya menjadi putri karna dia memiliki darah raja"

"ayah kau salah paham"

"salah paham, kau membawa pasukanmu untuk menyerang klan ayahmu kan! karna rubah putih adalah pewarisku yang sah. jadi kau bersekongkol dengan manusia itu. tapi manusia itu mencintai adikmu jadi kau membunuhnya"

rubah merah menhgelengkan kelalanya berualng kali

"tidak ayah salah, putih katankan pada ayah kau yang memberika mutiaraku kelada manusia itu"

plak

satu tamparan mengenai wajah rubaj merah

"apa kau pikir aku bodoh mutiara rubahmu tak akan keluar kecuali kau sendiri yang mengeluarkannya."

"tapi ayah.... "

"bawa pedang ku kemari"

"ayah ku mohon maaf kan aku, aku bersalah. selamat kan aku putih "

dengan melipat tangan nya memohon kepada ayahnya dan menatap mata rubah putih, agar menyelamatkannya.

"ku mohon ayah lau boleh mengusirku atau kau boleh menganggapku bukan anak mu tapi ku mohon jangan potong ekorku"

"terlambat"

sringggggg....

"ahhhh"

rubah yang kehilangan ekornya dianggap sebagai pembawa sial, pengkhianat, cacat dan kedudujannya lebih rendah dari budak.

hari sudah gelap tinggallah rubah merah sendiri di hutan dia tergeletak lemah ketujuh ekornya habis di potong ayahnya. kini dia tak bisa berubah ke wujud Rubahnya maupun wujud manusianya tubuh atasnya seperti manusia tapi tubuh bagian bawahnya seperi rubah. dengan satu ekor.