webnovel

pertengkaran

"aku tidak tau masalah apa yang sudah terjadi antara kamu dan ibu. tapi tuan Shin bagaimana pun dia adalah orang tua yang layak kita hormati."

" aqhila, kau tidak mengenalnya sama sekali. dia itu sangat licik dan manipulatif."

" apa yang membuatmu begitu menuduhnya orang yang seperti itu. ingat tuan Shin dia adalah orang yang sudah merawatmu. dia adalah orang yang sudah mengorbankan waktu dan tenaga nya untuk membuatmu seperti sekarang ini. dia mungkin bukan orang yang melahirkan mu . tapi dalam setiap pertumbuhan mu, ada peluhnya yang menetes."

" aku akan membayar semuanya. segala sesuatu yang sudah dia lakukan akan aku bayar"

" dengan cara apa? dengan menghinanya seperti yang selalu kau lakukan?. tuan Shin terkadang memaafkan jauh lebih baik daripada menyimpan benci."

" kau sama sekali tidak tau apa yang sudah iya lakukan. dia bersekongkol untuk menjebak ku dan ingin membunuhku."

" jika iya ingin membunuhmu. sudah dari lama iya lakukan. dan soal menjebaknya, bahkan diapun menjadi korban. sebelum menuduh seseorang sebaiknya kamu menyelidikinya terlebih dahulu."

" baik, aku akan melakukannya. aku akan membuka topeng wanita rubah itu didepan mu."

Shin meninggalkan aqhila sendiri di kamarnya. dia tidak ingin berdebat lebih lama lagi dengannya. dia tidak ingin bertengkar hanya gara-gara perempuan yang sudah menjebaknya. dia masih tidak mempercayai semua yang di katakan aqhila. bukti konspirasi yang di lakukan nya sudah sangat akurat dan jelas. tidak ada hal yang meragukan dengan itu.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

alunan musik di dalam bar sangat keras. sudah beberapa botol yang Shin habiskan tapi dia masih belum berniat meninggalkan bar itu. beberapa gadis sudah merayunya tapi selalu di usir olehnya.

seorang gadis berjalan menuju arahnya dan duduk di sampingnya. Shin Yuan wi sama sekali tidak menghiraukannya. untuk kesekian kalinya ada wanita yang mendekatinya. siapa yang tidak tertarik dengan ketampanan dan karisma Shin Yuan wi. banyak wanita yang rela melempar tubuh kepadanya.

" tuan, apa anda sendiri saja?" Shin Yuan wi sama sekali tak mengindahkan perkataannya.

" tuan, kau sudah mabuk. kamu tidak akan bisa berdiri nanti"

" pergi, ini bukan urusan mu"

" wah tuan, anda sangat dingin. tapi saya suka dengan itu."

" pergi saja dari sini. jangan menggangguku"

wanita itu tidak bicara lagi tapi dia juga tidak beranjak dari tempat duduknya . dia terus menunggu Shin Yuan wi menghabiskan beberapa botol lagi. Shin Yuan wi sudah tidak kuat kepalanya sudah mau pecah. melihat keadaanya wanita itu kembali mendekatinya bahkan berani menyentuhnya.

" tuan, apa anda ingin pergi sekarang?"

" menjauh dariku"

" berhenti bersikap jual mahal tuan. kau bahkan tidak sanggup duduk dengan baik. bangunlah biar saya yang mengantar anda pulang"

" tak perlu. pergi dari sini"

" berhenti bersikap keras kepala."

wanita itu memapah Shin Yuan wi keluar dari bar itu. dia memasukkannya kedalam mobil. Shin Yuan wi sudah tidak sadarkan diri. dia tidur didalam mobil perempuan itu. tanpa mereka sadari seorang wartawan melihat keduanya dan mengenali Shin Yuan wi. suara jepretan kamera terdengar. dia mendapatkan gambar yang sangat jelas.

" tuan , berikan alamtmu agar aku bisa mengantarmu pulang" Shin Yuan wi sudah tidak bisa menjawabnya. dia semakin lelap dalam tidurnya

" bagaimana aku bisa mengantarnya pulang sekarang. sudahlah aku bawa ke apartemen ku saja."

mobil wanita itu melaju membawa Shin Yuan wi yang sudah tidak sadar. wartawan itu mengikuti mereka sampai kedepan sebuah bangunan apartemen. dia beberapa kali mengambil gambar Shin Yuan wi dan wanita itu keluar dari dalam mobil sampai menghilang kedalam apartemen. berita yang ia dapatkan akan menjadi trending topik esok hari.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

maaf sebelumnya..kemarin habis mudik jadi nggak sempat up lagi. tapi nanti saya usahakan menulis bab yang banyak dan panjang. sekarang ini saja dulu.

jangan lupa komen dan vote beserta bintangnya

nawraghniacreators' thoughts
Next chapter