1 BAB 1

Hotel bintang lima yang terbesar di kota A ruangan yang ada dilantai atas hotel ini ruangan khusus presiden CEO yang terkenal kejam dan dingin terhadapan siapapun

suara desahan percintaan memenuhi ruangan kamar preisden CEO itu

Haaaa,,lembutlah sedikit sayang haaaaa

lelaki berwajah tampan dan bentuk tubuh yang sempurnah .wajah tampan itu memancarkan aurah yang kuat dan kejam

sorot mata yang tajam menambah aurah bos yang anguh

diamlah dan nikmatilah jalang .

haaa tuan haaa . kau hebat sekali haaaa haaa ...

suara suara desahan wanita itu memenuhi ruangan itu

tingtingting( suara telpon )

hallo ada apa , beri aku alasan untuk tidak memecatmu ? ( suara berat itu memancarkan keanguan berkuasa )

maaf tuan mudah saya telah menganggu anda . pertunjukan segerah dimulai dan ada wanita yang anda sangat inginkan ( suara penelpon itu )

devano putra sanjaya adalah lelaki yang memiliki kekuasan dan kekayaan yang melimpah usiah yang masi mudah membuktikan dya adalah pembisnis yang hebat . dan Devano Putra sanjaya adalah pewaris kekayaan kerajaan Sanjaya yang terkenal didunia bisnis dan usaha didunia itu sudah diakui dunia

Devano putra sanjaya siapa yang tidak mengenalnya banyak wanita wanita yang mengilainya dan bahkan para wanita itu rela menyerahkan dirinya suka rela untuk ditiduri cuma cuma

menghabiskan malam yang panas dengan devano putra sanjaya adalah impian para gadis gadis di Kota A ini

memakai pakayan yang sudah ada di lemari hotel minta lima itu dan meningalkan wanita yang ditidurinya itu

Tuan mudah kau mau kemana ? ( wanita yang tidur dengan devano )

...

Tuan mudah jangan pergi -

berjalan dan tanpa menghiraukan wanita itu memanggilnya dan masi sibuk memasang setan kemeja dan jasnya

kamu dapat peran wanita ke tiga ( devano dengan raut wajah dingin sedingin Gunung es )

😳😳😳 apa ? bu ..bukanya pemeran utama

cihhh , dasar jalang . kau cuma pantas mendapatkan peran wanita ketiga dan itu cukup pantas untukmu

setelah mengatakan itu devano berjalan meninggalkan hotel itu dan sebelum keluar dari kamar preisden hotel itu

cepat pergi dari sini dan jangan muncul dihadapanku lagi ( datar )

...

...

...

Diruangan seorang wanita cantik dan menawan sedang di ikat dan cuma memakai bra dan cd menutupi tubuh indahnya tubuh yang lemas dan tanpa bisa membuka matanya tetapi wanita itu masi bisa merasakan dirinya yang hampir kehilangan kesadaran

siapa yang bisa menolongku 😭 tolong ( kata hati wanita itu tanpa bisa bergerah dan membuka matanya )

datang seorang lelaki dan berkata

hay gadis kecil apa kau bisa menurut ? dan kamu akan tampil di panggung nanti ( kata lelaki yang berjalan mendekat kewanita cantik itu )

lelaki itu mendekat dan mengambil obat yang ada di saku celananya dan mengambil memerapa butir obat

Jangan takut dan gugup aku tau kau pasti sangat takut dan gugup untum naik kepanggung nanti tenang lah dan minum ini ( lelaki itu )

apa aaapa yang kau mau lakukan ( wanita itu )

tenang lh aku cuma akn memberikanmu ini dan itu akan membuatmu sedikit tenang ( lelaki itu sambil memasukan beberapa butir obat kedalam mulut wanita itu )

wanita cantik itu pasrah meminum obat ynag diberikan paksa oleh lelaki iu dan tubuhnya semakin lemas dan tak bertenagah

bekerjalah dengan baik diatas panggung ( lelaki itu )

selamat melakukan pertunjukanmu sayang ( lelaki itu dan berjalan meninggalkan wanita cantik itu yang sedang di ikat )

haaa tubuhku ada apa denganku ini haaa wajahku memanas ( wanita itu )

...

memulai pertunjukan

***

Hay hay semua pecinta novel selamat manis untuk kalian semua pecinta baca 😘😘😘 semoga kalian suka dengan cerita ini

Next chapter