2 Panggilan di malam hari

Malam itu angin bertiup sangat kencang dan hujan yang mulai datang tertiup angin di malam hari.

Pukul 9.15 malam entah mengapa aku dan suami ku di serang rasa kantuk yang amat sangat berat,

"mam...aku tidur lebih dulu ya"

ucap suamiku yang sudah membaringkan badannya di sisiku. Aku hanya memandangnya dan menyelimutinya tanpa menjawabnya. Jam sudah menunjukan pukul 10.30 malam, aku sangat mengantuk tetapi entah mengapa mataku ini tidak bisa terpejam.

Saat angin bertiup benar-benar kencang sampai mengeluarkan suara riuh angin, sayup-sayup aku mendengar seseorang berbicara, ah..tidak, bukan berbicara lebih tepatnya  memanggil-manggil namaku.

"C~chi...heii...chiiii~" suara itu terdengar parau, bukan suara lelaki atau perempuan atau apapun itu yang pasti ada sesuatu memanggilku di luar sana.

Tak lama kemudian aku mendengar kembali suara itu, yang lebih mengerikan adalah suara itu seolah-olah semakin mendekat. Akupun berdo'a dan memalingkan badanku ke arah suamiku sambil memeluknya karna aku ketakutan. "Srekkk...srekkk...srekkk"  suara seperti seseorang berjalan dengan menyeret2 sesuatu. Tepat di depan rumahku

"ya tuhan...apa itu. Suaranya dekat sekali" gumamku dalam hati sambil berdo'a.

"Tukk..tuk..tukk." seperti suara ketukan di jendela, dan semakin lama semakin jelas terdengar. Aku sedikit memalingkan pandanganku ke arah sela2 gorden jendela yang terbuka, berharap di situ tidak ada apapun. Seketika suara itu berhenti saat aku memandang ke arah luar dan saat itu pula aku sedikit lega karna gangguan itu hilang.

.

.

.

.

Pukul 6.45 pagi aku berjalan menuju teras rumahku, keadaan nya sangat berantakan disebabkan angin besar semalam.

Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click www.webnovel.com/book/creepy-haunted-story_17674641806384005/panggilan-di-malam-hari_47445366727046649 for visiting.

Tapi....bulu kuduk ku meremang seketika di saat aku melihat jejak kaki di depan jendela kamarku. Dan sepertinya dia berjalan dengan cara menyeret kakinya.

Entahlah itu apa, aku hanya terdiam sesaat sampai suamiku memanggilku untuk sarapan.

.

.

.

.

TAMAT.

.

.

.

Pojok author :

Ini cerita asli ya ^^ distrubing banget kalau kalian ngalamin hal ini sendiri. Oh ya...hanya sebagai pengingat, jangan lupa kunci jendela dan tutup gordenmu rapat-rapat agar tidak ada sesuatu yang masuk atau mengintip di balik jendelamu ya ^^

Next chapter