webnovel

Mamma Betina (Menikah+)

Author : Adillah pada dirimu sendiri, memilih tetap menjadi anak baik merupakan hak-mu.

__________________________

Karena terlalu pusing sang pria menanggalkan otaknya .

"Hais' Masa bodoh". Celetuk pria ini mengawali sesuatu yang di sebut mengintip.

_jadi seperti ini bentuknya keseluruhan_ seorang suami yang awalnya mengintip malu malu, akhirnya makin berani. Bukan lagi mengintip melainkan menatap dengan mata melebar penuh. Dia memindahkan tubuh Aruna yang sudah hilang kesadaran pada lengan sisi kiri. Si mungil terlunglai sempurna menyuguhkan dua benda berbentuk setengah lingkaran. 

_Huuh.. maaf ayah Lesmana aku ngapa ngapain putri mu_ gelisah pria baik, bukan cuma tidak berpengalaman dia tidak pernah dekat dengan perempuan. 

Kali ini bukan lagi di intip atau di buka lebih lebar, dia melepas pembungkusnya. 

Hendra si pria penasaran, ragu-ragu meletakkan telunjuknya untuk memencet beberapa titik di gundukan setengah lingkaran. 

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com

Next chapter