1 biarkan aku bertanya.

saat raka dan anjani berhasil memilih tempat duduk,tak lama kemudian anjani bertanya sesuatu pada raka.

"tadi film nya seru bgt,kalo menurut kamu gimana?" tanya anjani sambil menunggu waters datang.

"iya seru" ucap raka singkat sembari memainkan handphone nya.

ketika waters datang,akhirnya anjani memesan suatu minuman.

"satu jus strawberry saja mba?apa ada tambahan lagi?" ucap waters.

"raka,kamu gak pesen?" tanya anjani pada raka.

"hmm?engga,kamu aja" ucap raka.

"oh yaudah mas jus nya 2 aja samain aja ya" ucap anjani sembari memberi daftar menu nya ke waters.

"oh iya sebentar ya mba" ucap waters.

setelah memesan selesai,entah mengapa suasana saat itu sangat hening,tidak ada obrolan sedikitpun.saling dingin akan sikap masing masing.padahal,kalau anjani mendengar tentang bagaimana perilaku raka di sekolah itu sangat bertolak belakang dengan sikap yang ia miliki sekarang.

"raka,apa dengan sikap yang seperti ini bisa membuat hubungan kita bakalan tetap bertahan lama?" tanya anjani yang memulai obrolan.

"hmm?kenapa tanya nya kayak gitu?"

"ya aku bisa bilang kayak gini itu karena sikap kamu ka.temen temen aku selalu bilang kalau kamu orang nya asik,have fun,bahkan kamu bisa buat orang bahagia satu kelas,dan aku?apa posisi aku buat kamu ka?sejak aku kenal sama kamu,dan sejak kita memulai semuanya,semuanya berbeda" ucap anjani.

"karena aku menjaga sikap,aku harus tau dengan siapa aku berbicara,bertingkah laku,dan mengatur rasa emosional aku,kalo kamu mendengar dari mereka semua aku seperti itu,ya memang.tapi kalau aku sedang bersamamu,aku tidak bisa menjadi aku yang biasanya" balas raka.

rupanya anjani terdiam saat mendengar kata kata raka barusan,ia tidak tahu apakah dia harus bahagia atau sedih.tetapi pernyataan barusan ternyata sudah membuat pipi anjani memerah.

"lain kali jangan tanya hal aneh,aku ga suka" ucap raka sambil menggenggam tangan anjani menuju parkiran.