1 hujan

seorang gadis sedang duduk di sebuah halte bus, mutiara dia adalah gadis mandiri berwajah cantik, hidung mancung dan rambut hitam panjang,nama itu diberikan kedua orang tua tiara agar dia bersinar sesuai namanya..

hidup sebagai anak yatim piatu setelah kedua orangtua nya meninggal dunia disaat usianya masih 3 tahun, sendiri?? ya dia selalu merasa sendiri tapi tidak pernah putus asa

"sudah jam 22.00wib, kenapa hujan belum berhenti juga" sambil cemberut tiara bergerak gelisah

"ciiittttt..... duaaarr"

tiara sangat terkejut ketika tidak jauh dari lokasinya berdiri ada sebuah mobil menabrak pohon besar di dekat halte bus

suasana malam terasa sepi dan karena hujan tidak banyak orang yg lewat, tiara dengan pesaraan takut berjalan menghampiri mobil itu dan melihat seorang pria pingsan di kursi kemudi dengan luka di tubuhnya,

"ya tuhan apa yg harus ku lakukan, jika ku biarkan dia bisa mati disini" tiara berfikir sesaat lalu membuka mobil itu,

"tuan bertahanlah, aku akan membantumu" dengan tubuh kecilnya akhirnya tiara dapat mengeluarkan pria tersebut dari mobil dan membawa kerumah sakit terdekat.

setelah tiba di rumah sakit pria itu lalu di tangani di UGD, "seorang pria paruh baya keluar dan mencari tiara sebagai orang yg membawa pria itu

"apa kamu kerabat pasien" tanya dokter tersebut ke tiara sambil mengamati gadis di hadapannya dengan raut wajah serius.

"bukan, saya hanya lewat dan melihat kejadian kecelakaan itu dokter dan saya tidak kenal denganya" jawab tiara sejujurnya.

"baiklah, saya ingin menyampaikan kondisi pasien saat ini tidak terlalu baik, terlalu banyak darah yg keluar terutama di kedua kaki pasein, untuk menghentikan perdarahan harus segera di lakukan operasi, tapi kami tidak bisa melakukannya jika tidak ada yg menanggung jawabi pasien ini"

seketika wajah tiara pucat karna tidak tau apa yg harus dia lakukan, tapi jika dibiarkan mungkin pria itu bisa meninggal, sambil memejamkan mata dan menarik nafas dalam2 untuk meyakinkan dirinya akhirnya tiara membuat keputusan

"baik dokter, saya yang akan menanggung jawabi pasien itu, tolong lakukan yang terbaik untuk keselamatannya" sang dokter pun mengangguk..

setelah menandatangani surat2 untuk operasi pria itu pin di bawa ke ruang operasi,

tiara modar mandir di depan pintu ruang operasi sambil terus berdoa,

tiba2 dari kejauhan tiara melihat 2 orang paruh baya yang terlihat khawatir dan yang perempuan tampak sidah menagis di pelukan suaminya,

"apakah kenzo yang sedang di operasi" tanya wanita itu dengan berlinag air mata sambil menggenggam erat tangan tiara. tiara yang masih bingung hanya diam menatap wanita itu,

"JAWAB" teriak wanita itu menyadarkan tiara.

"saya tidak tau namanya nyonya, saya hanya membatu membawanya ke RS" jawab tiara dgn gugup. menyadari keadaan tiara yg ketakutan , "maaf nak karena menakutimu, kami adalah orang tua kenzo, pria yg kamu tolong"kami mendapat kabar dari polisi kalau anak kami kecelakaan" pria itu memberi senyuman hangat ke tiara tapi tampak cemas di wajahnya.

"perkenalkan nak, kami oang tua kenzo saya Wahyu dan ini istri saya widya"

sesaat kemudian seorang dokter keluar dari pintu, ketiga orang di luar langsung menghampiri

"dokter bagaimana keadaan putraku" tanya widya"

"operasi berjalan lancar, dan pasien akan segera di pindahkan ke ruang rawat, tapi ada luka lumayan parah di kedua tulang lutut pasien sehingga mungkin utk beberapa waktu pasien harus menggunakan kursi roda untuk berjalan"

bagai tersambar petir, wajah kedua orang itu tampak tegang dan pucat.

setelah mendapat penjelasan dokter, kenzo di pindahkan keruangan vip 1,

merasa sudah tidak punya urusan, tiarapun pergi meninggalkan rumah sakit tanpa berpamitan, karena hari semakin malam akhirnya tiara pulang menggunakan taksi.

"ahh... akhirnya sampai rumah juga, aku harus segera mandi agar tidak sakit, bisa repot kalau sakit disaat seperti ini" sambil tiara berlalu ke kamar mandi

kriing... kringgg

"hallo"

"tiara, kamu sedang apa" via berteriak sampai tiara menjauhkan hp nya

"kamu kenapa kok teriak2 sih, telingaku jadi sakit tau" jawab tiara sambil merengut

"hehehe... maaf aku terlalu semangat, kamu tau gak kalo kita baru keterima kerja jadi pelayan di acara pernikahan orang kaya bulan depan" kata via

"benarkah?? ini benar2 hebat.. kita jadi bisa punya uang tambahan utk sewa kontrakan, heheh" jawab tiara sambil nyengir kuda.

"iya... o iya, akhir pekan kamu gk ada kerjaan kan? aku mau ajak kamu keluar, udah lama bgt gk ketemu kamu, aku kangen deh" via

"yakin ni... tapi malah perasaan aku gk enak ketemu kamu" kata tiara

"dasar kamu itu teman gak berakhlak banget" gerutu via

setelah lama mengobrol akhirnya mereka pun selesai, karena terlalu lelah tiara pun tertidur nyenyak semalaman.

Next chapter