1 Hari Bahagia Saudariku Tidak Untuk Ku

Esok hari tepat tanggal 28 Februari 2014 adalah hari bahagia saudariku karena dia akan melangsungkan pernikahan, pernikahan yang mengejutkan karena calon suaminya adalah lelaki yang belum lama di kenalnya.

"mbak, kamu yakin nikah dan siap menikah dengannya? tanyaku"

"hmmmmbbb mbak yakin koq, doakan semua lancar dan baik-baik saja, ujarnya"

perbincanganku dengannya terputus karena suara telepon berdering dari celana jeans ku.

"Halooo sayangg kamu lagi dimana aku mau ketemu!"

yupsss, telepon masuk itu dari pacarku. Aku sudah menjalin hubungan 4 tahun dengannya. dia adalah wanita senior di kampusku dulu, dan dia termasuk wanita sosialita dan terkenal di kampus dulu. Namanya adalah Wulan, wanita idaman semua lelaki, kulit yang putih tinggi yang sempurna dan rambut halus dan mata sayup yang indah.

Akhirnya kita ketemu di sebuah restoran cepat saji di daerah Jakarta Timur tidak jauh dari lokasi kampus kita berdua.

"Ada apa Lan kmu tiba-tiba minta ketemu, besok itu hari pernikahan Kaka aku lhoo"

"iya aku tau yank, maaf mendadak ya karena ini penting, jawabnya dengan paras yang aneh"

"iya gpp,, ada apa Lan?, tanyaku"

"sayank, hubungan kita sudah hampir 4 tahun tapi tidak ada kejelasan dari ini semua, aku butuh kepastian!

"Maksudnya? tanyaku" walaupun aku sudah tahu arah bicaranya.

"Kapan kmu nikahin aku? tanyanya dengan nada tegas!"

Mendadak bibirku kaku dan terkejut mendengar pernyataan tegas darinya.

"koq diem? tanyanya lagi"

"Terus terang Lan aku belum siap masih banyak hal yang belum aku persiapkan, mulai dari mental maupun bekal materi untuk kita nanti! jawabku dengan nada lantang"

"oke yankk, aku butuh kepastian dan itu tidak aku dapatkan dari kamu. seharusnya aku gak buang waktu dalam hubungan ini, maafin aku kita PUTUS!!! ujarnya dengan suara yang tegas"

"Semudah itu Lan? jawabku singkat"

"Iya! tanpa basa-basi"