10 9. My Teacher is Jojo

Suatu siang di Kantin Sekolah...

Suasana kantin sekolah siang itu terlihat ramai. Banyak siswa ramai-ramai memesan makanan dan ada juga yang hanya sekedar membeli makanan ringan.

Lea menikmati pempek spesial dan es Choco. Kelly memesan nasi goreng dengan telur mata sapi. Sedangkan Anne memesan Mie Ayam favoritnya.

"Kel....Le...gimana ya enaknya?" ucap Anne mengawali pembicaraan siang itu.

"Kamu masih kepikiran sama tugas Pak Guntur Seni Musik yaa?" tanya Kelly yang seakan bisa membaca pikiran sahabatnya.

"ah.. bener banget.. aku juga jadi kepikiran lagu apa ya enaknya...kamu udah mikirin lagu apa?" sahut Lea juga ikutan cemas.

"Belum...aku aja main gitar juga belum mahir banget. Masih acak-acakan. Udah lama banget nih nggak main gitar." lanjut Anne sambil menyantap mie ayam.

"Hai guys.. tumben serius banget? lagi bahas apa nih?" Ucap Jojo yang muncul tiba-tiba.

"Gini nih...Pak Guntur ngasih tugas kelas kita buat nyanyiin sebuah lagu pake alat musik. Tapi Anne masih belum tahu lagu apa yang harus dia nyanyiin. Dan deadline tugasnya sampe minggu depan." Kata Lea menjelaskan.

"Iyaa.. bener banget.. aku masih belum tau enaknya lagu apa yang mesti dimainin." Lanjut Anne yang bingung memikirkan tugasnya.

"kamu bisa main alat musik apa..?" tanya Jojo sambil menyantap Bakso yang barusan dia pesan.

"sebenarnya sih aku bisa maen gitar sedikit.. tapi udah lama banget nggak maen. Jadi bingung enaknya gimana. " jawab Anne ragu-ragu.

"Ya udah.. sini aku bantu.. kapan kamu ada waktu buat belajar. Entar biar aku ajarin di rumah. Ada ruangan studio musik di rumahku." Kata Jojo memberikan bantuan.

"Beneran kamu mau bantuin...? Thanks ya, Jo...Aku seneng banget. Kalau hari ini sepertinya nggak bisa, ada meeting STARLIGHT. Gimana kalo besok pulang sekolah, aku nggak ada kegiatan. Kamu ada waktu nggak besok, Jo?" Ucap Anne merasa senang akhirnya ada solusi buat dirinya.

"kalau besok aku free." ucap Jojo sembari tersenyum.

"Waah beneran? Thanks yaa, Jo." Sahut Anne senang.

"Iyaa..sama-sama.. " Ucap Jojo sembari memandang Anne yang tersenyum.

♥♥♥

Keesokan harinya...

Waktu menunjukkan pukul dua siang. Nampak Anne dan teman-temannya membereskan buku Fisika, pelajaran terakhir siang itu.

"Teeeeeeeeeeeet....." bel pulang sekolah berbunyi.

"guys.. aku pulang duluan yaa.." pamit Anne pada kedua sahabatnya ini.

Anne mengambil tas berisi gitar yang dia bawa dari kostnya. Gitar itu dia beli seminggu yang lalu, sepulang Anne liburan di Pantai Tiga Warna.

"Ok...good luck yaa latihannya!" seru Lea sambil memandang Anne keluar kelas.

"Makasih Le..see you besok." Ucap Anne sembari bergegas ke luar kelas.

Sesaat setelah Anne pergi...

"Le....Anne mau kemana sih...kok buru-buru banget." tanya Dino tiba-tiba.

"Oh, Anne. Dia mau latihan maen gitar bareng Jojo.." jawab Lea yang agak kaget mendengar sang ketua kelas ngepoin Anne.

"Mereka deket banget yaa?" tanya Dino kembali.

"Well..Aku, Anne, Lea, dan Jojo..kami semua memang deket banget. " sahut Kelly yang mendengar Dino agak mencurigakan.

"Tumben...kamu nanya Anne, Din. Jangan-jangan???...." goda Lea pada Dino.

"Ah....apaan sih Le...Nggak ada apa-apa kok....aku cuma penasaran aja. Udah ah..Aku balik dulu ya.." jawab Dino malu-malu.

"Lho, Din.. kita kan belum selesei tanya-tanyanya." Kata Lea sambil memandang Kelly yang ikut tersenyum.

"Kel... tadi kamu ngerasa nggak ada yang aneh dari Dino?" ucap Lea sesaat setelah Dino pulang duluan.

"Hmm..sepertinya Jojo ada saingannya nih.." seru Kelly sembari ketawa.

"Iyaa..bener banget. Sayang banget nih, Anne sepertinya nggak peka ada dua orang yang mengejarnya." Ucap Lea menambahkan.

"Le, kamu mau cerita nggak hal ini ke Anne?" tanya Kelly serius.

Lea menggelengkan kepalanya dan menatap Kelly.

"Kita sebaiknya tunggu mereka ngomong sendiri deh. Yang ngerasain kan mereka. Perasaan mereka bertiga. Biarin mereka memilih yang terbaik bagi mereka. " ucap Lea bijak.

"Iya juga sih.. ntar takut salah paham lagi." Ujar Kelly mengiyakan.

♥♥♥

Di depan kelas Jojo...

"Jo.. kayaknya ada yang nyari kamu.." kata Jonathan teman sebangku Jojo.

"Siapa??" tanya Jojo penasaran.

"Itu tuh...anak baru kelas IA 2.. " lanjut Jonathan bersemangat.

"Anne?!!" Ucap Jojo bersemangat.

"Iya..Anne kan namanya? Itu cewek yang tempo hari kamu ceritain kan??" tanya Jonathan mengingat temannya ini pernah bercerita mengenai Anne.

"Ssst...jangan bilang-bilang. udah ah...kasihan dia udah nunggu lama. Aku balik duluan." Ucap Jojo mengalihkan pembicaraan.

"Jo....Jojo...kan kita belum selesai ceritanya." Goda Jonathan pada temannya ini.

"Udah ah.. aku udah ditungguin..bye.." Kata Jojo yang berlalu meninggalkan temannya ini.

Jojo pun segera keluar kelasnya dan menghampiri Anne yang datang bersama membawa tas gitarnya.

"Anne....udah lama??" sapa Jojo sambil tersenyum.

"Enggak kok... baru aja..." Jawab Anne menyapa Jojo.

"Yuk... kita pulang sekarang. Motorku di parkiran." ajak Jojo pada Anne.

Jojo dan Anne pun menuju parkiran motor yang berada di sebelah kiri sekolahnya. Suasana parkiran masih ramai karena waktunya pulang sekolah. Tampak beberapa anak memandang Anne dan Jojo.

"Well.. ini kenapa semua orang mandangin aku sih..waktu itu Kak Junsu. Sekarang Jojo." Kata Anne dalam hati.

"Neee...ayok berangkat.." panggil Jojo membuyarkan lamunan Anne.

"Iya...iyaa." Anne pun segera duduk di boncengan Jojo.

Rumah Jojo berjarak kurang lebih sepuluh menit dari sekolah mereka. Ketika mereka sampai di depan pagar langsung disambut oleh Pak Toha, satpam rumah Jojo.

"Selamat siang, Den Jonghyun.." sapa Pak Toha sembari membukakan pintu pagar.

"Siang Pak Toha..eomma sudah pulang?" tanya Jojo pada pak Toha.

"Sudah den..beliau sudah pulang dari sejam yang lalu." Jawab Pak Toha sembari kembali menutup pagar.

"Makasi Pak...yuk Ne..." Ajak Jojo pada Anne.

Jojo pun memarkirkan motornya di halaman rumahnya. Rumah Jojo cukup luas dengan halaman depan. Di halaman tersebut juga terdapat ring basket yang biasa Jojo gunakan untuk bermain bola basket setiap sore.

Sampai di pintu rumah Jojo, mereka disambut oleh Mama Jojo.

"Eomma.. kenalkan ini teman aku, Anne. " kata Jojo memperkenalkan Anne.

"Annyeong haseyo.. Nama saya Anne." Kata Anne memperkenalkan diri.

"Oh...Annyeong haseyo.. saya mamanya Jonghyun." Kata Mama Jojo sedikit kaget sekaligus senang mendengar Anne sedikit berbicara bahasa Korea.

"Eomma... ini Anne mau latihan gitar sama aku. Kita ke studio musik dulu yaa." Kata Jojo sembari mengajak Anne ke lantai dua tempat studio musik berada.

"Permisi tante.." kata Anne sopan.

"Oh ya..silahkan..silahkan..." ucap Mama Jojo ramah.

Anne dan Jojo pun berjalan menaiki anak tangga menuju ruang studio musik.

"Woow... ini mah.. udah kayak studio rekaman, Jo. Lengkap banget." Kagum Anne melihat ruangan kedap suara yang cukup luas dibilang studio kecil. Dalam ruangan itu terdapat berbagai macam alat musik, mulai dari gitar, piano, drum, dan beberapa standing mic dan berbagai alat midi untuk rekaman.

"Biasanya yang make studio ini siapa, Jo?" tanya Anne penasaran.

"Biasanya sih yang pakai studio hanya aku, Ne. Kalau Papa sama Mama jarang make studio ini. Mereka sibuk bekerja soalnya." Ucap Jojo menjelaskan.

"Okay.. okay.. sekarang yuk mulai latihannya. kamu udah ada gambaran belum, lagu apa yang pengen loe nyanyiin?" tanya Jojo penasaran.

"kamu tahu lagunya Lady Antebellum yang Need You Know ga.."

"Tau dong.. aku suka banget sama lagu itu."

"Oh iya... sama...aku juga suka banget sama lagu itu. aku pengen lagu ini bisa jadi versi acoustic dari yang biasa aku dengerin. Tapi aku belum bisa main gitar dengan chordnya. " Ucap Anne menjelaskan.

Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click www.webnovel.com/book/a-bittersweet-love_19236494005745505/9.-my-teacher-is-jojo_51734957260863343 for visiting.

"Ok.. ya udah.. kita belajar pelan-pelan yaa.." kata Jojo yang memulai mengajari lagu tersebut pelan-pelan.

Setengah jam kemudian...

Awal mula bermain gitar, Anne merasa kesulitan untuk mengingat beberapa chord yang dia mainkan. Namun dengan semangat oleh Jojo, Anne mencoba berlatih lagi. Hingga dia telah menguasai dari awal hingga bagian reffline. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.

"Jonghyun ah...ajak temanmu makan dulu.. Eomma sudah masak buat kalian."

"Nee eomma..." kata Jojo pada Mamanya.

"Terima kasih Tante.. maaf sudah merepotkan."

"Oh.. nggak repot kok. Justru tante senang ada yang main ke sini." Ucap Mama Jojo ramah.

"Kamu tinggal dimana disini?" Tanya Mama Jojo ramah.

"Saya ngekost tante.. " jawab Anne sopan.

"Oh yaa.. rumah kamu dimana? Kok berani tinggal sendiri?" tanya Mama Jojo keheranan.

"Rumah saya di Jakarta, tante. Iya. Saya ingin belajar hidup mandiri. Belajar bagaimana rasanya jauh dari Papa dan adik saya."

"Waah.. Tante salut sama kamu. Tapi jangan lupa kamu sering ngehubungin Papa kamu. Beliau pasti kangen. "

"Iya tante. Terima kasih."

Seusai makan, latihan bermain gitar dilanjutkan hingga pukul lima sore. Anne pun siap-siap pulang.

"Jo...aku pamit dulu yaa.. " kata Anne sambil memasukkan beberapa buku ke dalam tasnya.

"Bentar, Ne.. biar aku anter aja yaa." Ucap Jojo sembari mengambil kunci motornya.

"Ga usah, Jo. Aku sepertinya hari ini udah banyak banget ngerepotin kamu."

"Ga papa.. Aku malah seneng kok ada yang maen kesini. Yuk..kita berangkat sekarang"

Anne pun akhirnya menerima tawaran Jojo untuk mengantarnya pulang. Setelah kurang lebih sepuluh menit, akhirnya Anne dan Jojo sampai di depan kost Anne.

"Thanks ya Jo.. kamu bener-bener banyak ngebantu aku.."

"Sama-sama, Anne..itulah gunanya sahabat. Kita harus saling support dan membantu sama lain" ucap Jojo sembari tersenyum.

"Yeah.. it called best friend..just best friend.." kata Anne dalam hati.

♥♥♥

Next chapter