4 3. Your Words

Dua bulan telah berlalu semenjak Anne pindah ke Malang. Dan minggu lalu merupakan waktu yang sangat hattrick baginya. Di saat dia baru menyesuaikan diri disini, bersamaan dengan waktu UTS tiba. Alhasil seminggu kemarin Anne menghabiskan diri di kamar kost untuk mengejar ketinggalan belajarnya. Dan mungkin minggu ini adalah hari yang ditunggu oleh seluruh siswa tentunya. Karena seminggu mendatang tidak ada pelajaran melainkan diganti class meeting. Sebuah acara rutin di sekolah setelah selesai mengerjakan ujian seperi UTS dan UAS. Class meeting biasanya diisi dengan berbagai pertandingan olahraga yang diselenggarakan antar kelas di sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa baik dari kelas X hingga XII.

Selain pertandingan olahraga, beberapa estrakurikuler sibuk mempromosikan diri untuk merekrut siswa untuk bergabung di ekskul mereka. Ada berbagai macam ekskul menarik diantaranya teater, taek kwon do, karate, basket, sepak bola, volley ball, karya ilmiah, majalah sekolah, dance, paduan suara serta menari. Tanpa diaba-aba, setelah meletakkan tas di kelas masing-masing, para siswa berkumpul di halaman belakang tempat lapangan basket berada. Hari ini adalah jadwal pertandingan basket antar kelas termasuk kelas Anne. Seminggu ini tim basket putra di kelasnya sibuk berlatih setiap sore sepulang sekolah. Mereka sangat antusias mengikuti class meeting kali ini dan tak ingin kalah dalam bertanding. Selain sekedar melepas kepenatan sehabis belajar seminggu penuh, classmeeting menjadi hiburan tersendiri dan sangat dinanti.

"Hallo Ayub? Gimana anak-anak udah siap main?" tanya Lea di balik telepon.

"Udah.. kita lagi latihan nih.." balas Ayub ketua kelas XI IA 2.

"Okay kalo gitu..aku sama temen-temen bikin poster disini buat kalian.. good luck buat ntar ya."

"Thanks Lea.. tolong sampein makasih buat temen-temen yang lain juga." Ucap Ayyub mengakhiri teleponnya dengan Lea.

"Okay.."

"Le.. kelas kita ntar main jam berapa?" tanya Anne pada Lea yang telah datang pagi itu.

"Jam sepuluh. Kamu udah bawa poster belum?" balas Lea sambil mengeluarkan selembar kertas poster yang akan dia hias buat mendukung kelas.

"Udah dong, ini udah aku bawain poster, spidol dan hiasan sekalian." Jawab Anne sambil mengeluarkan berbagai barang di atas mejanya dan Lea.

"Eh, Kalian... udah mulai aja menghiasnya, tunggu aku juga dong." Sahut Kelly yang baru datang dan langsung ikut nimbrung ke meja Anne. Kelly pun segera mengambil kursi dan meletakkannya di sebelah kursi Anne.

"enggak kok..kita baru mulai juga.. yuk... segera mulai. Sebentar lagi jam delapan, pertandingan pertama segera di mulai." Kata Lea bersemangat.

"Iya... kita mesti cepet-cepet nih. Jadwal pertandingan pertama bakalan seru.." Kelly pun ikut antusias.

"Emang pertandingan pertama ada siapa sih?" tanya Anne penasaran.

"Ada deh... kita liat aja pas disana ya.." ucap Kelly menggoda sahabatnya.

"Huh.. Kelly ga seru ah.. bikin penasaran.." sahut Lea sedikit kesal.

"jam pertama mulai kapan sih?" tanya Kelly yang masih menulis beberapa tulisan di salah satu poster.

"Bentar lagi mulai kayaknya." Balas Anne semangat.

"Yuk... kita segera ke lapangan basket." Ajak Kelly setelah menyelesaikan tugasnya.

"Okay...berangkat!" jam Anne dan Lea kompak.

Sesampainya di lapangan basket...

"Kel..pertandingan pertama kelasnya JOJO?" tanya Anne sedikit kaget.

"Yoi....!!" ucap Kelly sembari tersenyum.

"Jojo maen basket??" ucap Anne yang kaget melihat sahabatnya bermain basket hari ini.

"Tentu saja.. dia kan kapten basket..masak kamu ga tau, ne?" balas Lea sembari tersenyum.

"Yah..mana aku tahu.. dua minggu ini aku sibuk ngejar ketinggalan belajar belum ditambah UTS..jadi ga update info. Dan kalian tau kan..kalau Jojo sering banget ke kelas kita. Dia lebih banyak bercanda jayusnya. Aku pikir sih dia lebih suka kegiatan outdoor yang kayak pecinta alam, panjat tebing atau sejenisnya." Balas Anne sembari menyadari masih banyak yang belum dia tahu dari seorang Park JOJO.

Sebenarnya Anne baru menyadari ada dua cowok berkebangsaan korea di sekolahnya. Yang satu kakak kelas, Kak Lee Junsu dan satu lagi namanya Park Jonghyun anak kelas sebelah yang juga satu angkatan dengannya. Namun biasa dipanggil Park Jojo, biar lebih mudah dilafalin.. Letak kelasnya hanya selisih satu kelas dengan Anne. Cowok ini walau beda kelas dengannya tapi udah sering banget riwa riwi mampir ke kelas Anne. Mungkin karena anaknya supel jadi banyak temannya dan membuat Anne yang anak baru berasa nggak canggung saat ngobrol dengannya. Bawaanya yang seru membuat Anne cepat akrab dengannya.

"lima menit lagi mulai pertandingannya." Ucap Anne sambil memandangi jam tangan berwarna cokelat muda dengan motif simpel pada pergelangan tangan kirinya.

"Wah.. bakal jadi pertandingan seru nih.." sahut Kelly antusias.

"So pasti!" ucap Lea menyetujuinya.

"Oh.. iya.. team basket kita bagaimana?" tanya Anne penasaran.

"Team basket putera kita sudah berkumpul di halaman dekat lapangan basket sejak pagi. Mereka akan berlatih terlebih dahulu sebelum bertanding nanti jam sepuluh. Memang sih pertandingan kelas kita baru nanti dua jam lagi, tapi sayang banget kan kalau melewatkan untuk menonton pertandingan pertama." Balas Kelly menjelaskan.

"Yoi..aku setuju Kel.. untung kita datang duluan ya.."ucap Lea setuju.

Ketiga sahabat itu bersyukur karena mereka datang lebih pagi dari jadwal pertandingan basket kelasnya. Karena salah satu sahabat mereka, Jojo ternyata akan bertanding juga hari itu. Selain itu, disamping menonton pertandingannya, mereka juga bisa cuci mata. Karena bisa menonton cowok-cowok ganteng yang jago maen basket.

Jam 08.00 WIB tepat, pertandingan basket di mulai. Pertandingan pertama dimulai team basket laki-laki antara kelas XI IA 5 dan kelas XII IS 3. Kedua tim sibuk melakukan warming up di kedua sisi lapangan. Dari beberapa pemain yang bertanding hanya beberapa orang yang Anne kenal. Terutama sih mungkin anak kelas XI IA 5. Karena kelas mereka selalu sering bareng saat pelajaran olahraga Pak Kodi di Aula Serbaguna Sekolah setiap hari Rabu.

"Anne?? Udah lama?" sapa seorang cowok pemain basket yang tengah latihan mendribble bola basket di sudut lapangan tiba-tiba menghampirinya.

"Hai.. Park Jojo. Enggak kok.. baru aja. " balas Anne ramah.

"Gimana udah siap belum?" tanya Anne sambil memandangi Jojo yang bermain dribble.

"Udah dong... sepuluh menit lagi aku tanding..eh..mana Lea dan Kelly. Kok mereka nggak keliatan?" tanyanya memandangi Anne yang terlihat hanya sendirian.

"Oh, mereka beli minuman sebentar di kantin. Nggak lucu kan pas udah nonton seru-serunya, tiba-tiba haus.. " jawab Anne mencairkan suasana.

"hahhahaha..kamu bisa aja, Ne. Ya udah, aku balik dulu ya, udah waktunya warming up nih." ucap Jojo sembari meninggalkan Anne untuk lanjut berlatih.

"ok.,, Good Luck, Jojo!" ucap Anne memberi semangat dan mengajak JOJO untuk hi five.

"thanks, Ne.." sahutnya membalas hi five dan melanjutkan latihannya.

♥♥♥

Selang beberapa menit kemudian...

"Hey, Ne..." panggil Kelly sambil melambaikan tangannya dari kejauhan

"Gimana, udah mulai basketnya." Sahut Lea sambil membawa keresek putih berisi tiga botol minuman. Keduanya terengah-engah sambil duduk di samping Anne.

"Baru lima menit sih, scorenya tipis 10-8 buat kenggulan XI IA 5. Kalian tadi dicari Jojo" Jawab Anne sambil mengamati pertandingan pagi itu.

"oh iya?.. gimana..gimana... keren ga maennya dia?" Tanya Lea penasaran.

"Dia udah ngasih lima score buat kelasnya. " jawab Anne sambil mengambil salah satu minuman dari dalam kresek yang dibawa Kelly dan Lea.

"Wooooaaah...hebat banget Jojo..." seru Lea antusias sambil bertepuk tangan.

"waah jago dong dia." Sahut Kelly yang sedari tadi hanya mengamati kedua sahabatnya ini yang antusias bercerita tentang pertandingan pagi itu.

"iya.. kayaknya gitu..ternyata nggak bohong dia cerita kalau maen basketnya lumayan. " jawab Lea sambil ketawa.

Anne dan kedua sahabatnya kembali melanjutkan menonton. Pertandingan semakin seru saat di quarter ketiga. Score kembali tipis 56-58, kali ini kelas XII IS 3 yang memimpin.

"Go JOJO...Go.. JOJO..Go JOJO!" terdengar teriakan teman-teman sekelasnya dan kami bertiga yang membuat suasana pertandingan basket semakin seru. Setelah bermain lebih dari satu jam dengan istirahat dan time out, akhirnya kemenangan diraih oleh kelas Jojo dengan score 70-67 di akhir quarter keempat.

Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB pagi dan tiba saatnya tim kelas Anne untuk bermain. Ada lima orang yang menjadi starter line, Miko, Ayub, Dino, Aydil, dan Jack membuka pertandingan. Ditambah dua pemain cadangan, Hayden dan Haydar. Kedua kakak beradik kembar identik yang kalau sekali bertemu kalian mungkin belum dapat membedakan keduanya. Kali ini kelas Anne akan bermain melawan kelas XI IA 1. Well, sudah rahasia umum, kedua kelas tersebut selalu bersaing baik dalam nilai akademis maupun dalam olahraga basket. Mereka bertiga pun mulai mengeluarkan poster yang tadi digulung dan simpan disamping tempat mereka duduk. Jojo pun bergabung bersama ketiga sahabat itu untuk menonton pertandingan kelas XI IA 2.

"Hey, Ne...aku balik lagi" ucap Jojo sembari tertawa.

"Jo, kamu nggak papa duduk disini? " tanya Anne sedikit cemas. Bukannya dia barusan tanding. Pasti Jojo kelelahan banget dan harusnya dia istirahat. Eh, tapi malah ikut nimbrung bersama Anne.

"Tenang aja, Ne..Aku udah ijin sama anak-anak tim basket. Dan kita juga sudah ada jadwal nanti sore bakal ada latihan lagi buat nyiapin tanding semifinal dua hari lagi." ucap Jojo menjelaskan jadwal latihannya pada Anne.

"Oh Gitu.. ya udah kalau gitu..syukurlah kalau gitu. Aku takut bikin kamu kesusahan jika ada disini." Ucap Anne lega.

"It's Okay, Anne..kamu tenang saja." Balas Jojo menenangkan Anne.

Kemudian, Anne mengamati sahabat cowoknya ini. Anne sebenarnya agak heran dengan Jojo. Tubuhnya tinggi dan berkulit putih seperti orang korea kebanyakan. Tapi kalo ngomong bahasa Indonesia dan bahasa gaul jago banget udah kayak orang Indonesia beneran.

"Jo.. kamu tuh sebenernya orang korea bukan sih.. jago banget bahasa indonesianya?" tanya Anne sembari mengamati wajah Jojo karena penasaran.

"hahahha.. Anne..anne..ya jelas aku orang Korea lah, Ne.. Cuma keluargaku udah di Indonesia sejak gue SD. Jadinya kayak gini." Balas Jojo menimpali.

"Eh, Ne.. tapi sebenarnya kalau dilihat lagi. Kamu tuh kayak ada campurannya gitu, mirip orang korea. " lanjutnya sambil mengamati Anne lama.

"Oh,,, iya? Masak sih..kalo dari Papa sih sepertinya ga ada yang korea deh. Tapi kalo dari Mama. Aku nggak tau, Jo." Sahut Anne pelan.

Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click www.webnovel.com/book/a-bittersweet-love_19236494005745505/3.-your-words_51680914207470232 for visiting.

"Hah..ga tau gimana??" tanya Jojo keheranan mendengar sahabatnya tak tahu asal Mama Anne.

"iya,, Aku ga tau Mama kayak gimana wajahnya. Aku cuma tinggal bertiga bareng sama Papa dan Adekku, Jason. Aku juga nggak pernah liat foto atau data pribadinya. Yang aku tau Mama udah ga ada dari aku kecil." Kata Anne ramah. Anne baru menyadari, dia menceritakan semua ini pada cowok yang dua bulan baru aku kenal dan bahkan Kelly dan Lea belum dia ceritain.

"Sorry..Ne.. aku nggak tau." Ucap Jojo merasa bersalah.

"ehm...iya ga papa, Jo...tenang aja..gue ngerti kok..semua sudah berlalu... " Balas Anne dengan tersenyum.

Kami pun kembali larut menonton pertandingan siang itu. Kedua tim bersaing sengit memasukkan bola ke ring lawan. Sembari sesekali peluit wasit pertandingan terdengar riuh ramah. Mulai dari pelanggaran pemain atau time out dari masing-masing tim di sela-sela quarter.

"Waah aku nggak nyangka..mereka makin jago maennya." Gumam Anne keheranan.

"siapa??" balas Jojo sambil berbisik.

"Hayden dan Miko. Gilaa beneran maennya keren banget.." sahut Anne mengamati pertandingan.

"iya.. bener katamu, Ne. Skill mereka meningkat banget dibanding class meeting tahun lalu." Lanjut Jojo yang juga mengamati jalannya pertandingan.

♥♥♥

Next chapter