webnovel

An Empty World (END)

Author: IamBlueRed
Sci-fi
Completed · 99.1K Views
  • 57 Chs
    Content
  • ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Pernahkan kalian membayangkan bangun di pagi hari dan mendapati dunia kosong tanpa seorangpun? Itu yang Arina Rahmawati rasakan. Gadis 17 tahun yang kebingungan mencari tahu apa yang sedang terjadi dengan buminya, dunianya. Kejadian yang tidak bisa dinalar dan mengerikan muncul satu per satu. Bertemu beberapa teman yang juga ia rasakan setelah mengembara mencari orang yang tersisa. Tidak hanya itu, kesakitan demi kesakitan menghantamnya. Hal mengerikan muncul tidak kenal lelah. Sampai puncaknya, ia membunuh keluarganya sendiri dengan tangannya. Tapi bukan itu masalah terbesar Arina. Bukan dunianya yang jadi masalah. Ada hal yang lain yang menunggunya. Di dunia lain. Di dunia yang tak tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Kebenaran satu per satu muncul. Dunia kosong tidaklah nyata. Itu hanya sebuah percobaan semata. Fresh and original. Start: Mei 2018 End: Desember 2019

Tags
3 tags
Chapter 101-Documentary (1)

Tripod siap. Kamera siap. Tampang juga siap.

Mulai.

Minggu, 28 Februari 2028

07:55 PM

"Hai, disini Arina Rahmawati. Aku adalah salah satu siswi Sekolah Menengah Atas kelas sebelas di Kota Jogja," kata Arina mengawali video dokumenternya.

"Ini adalah hari pertamaku menjalani kehidupan sendirian. Seluruh manusia di kotaku menghilang ketika aku baru bangun pagi. Ibuku, ayahku, kakakku, adikku, nenek kakekku, saudaraku, bahkan bapak-bapak sayur yang biasa lewat di depan rumahku juga ikut menghilang. Nggak hanya itu, semua ayam peliharaan Ayah menghilang entah kemana. Hanya menyisakan Brownie yang aku temukan di bawah kandang ayam sendirian. Iya 'kan, Brownie?" tanya Arina pada anak ayam bernama Brownie di sampingnya.

"Pik pik.

 Anak ayam berwarna coklat itu bersuara, seolah menjawab pertanyaannya.

"Padahal aku sama sekali nggak ingat punya ayam sekeren ini. Bisa kalian lihat, dia bak superhero dengan topeng hitam di di kedua matanya," ujar Arina sembari mengangkat Brownie ke depan kamera. Memperlihatkan bulu hitam seperti topeng di matanya.

"Aku tahu ini konyol. Aku sendiri masih nggak percaya semua orang menghilang. Hari ini aku juga udah pergi ke banyak tempat. Dari mall yang sepi, kebun binatang yang sama sekali nggak ada binatangnya, sampai balai kota. Semuanya kosong. Nggak ada kehidupan. Bahkan semua tempat itu masih terkunci. Kemungkinan mereka hilang tadi malam. Tapi kemana? Dan dibawa siapa? Aku benar-benar bingung." Arina menggaruk kepalanya yang tidak gatal di depan kamera.

"Bahkan aku juga pergi ke SMA-ku walaupun hari ini hari Minggu. Setidaknya bisa ketemu Pak Har dan Bu Har, pasutri penjaga sekolah. Tapi nyatanya, mereka juga nggak ada. Padahal aku udah susah-susah manjat tembok belakang sekolah buat ketemu mereka berdua. Tapi entahlah, aku juga bingung kenapa bisa kayak gini. Rasanya bener-bener sepi. Sama sekali nggak ada orang. Nggak ada kehidupan," ucap Arina lalu menghela napas panjang. Bingung mengapa hal aneh ini bisa terjadi padanya. "Kenapa bumi mendadak kosong? Kenapa cuma aku disini?"

Arina terdiam sebentar, menatap kamarnya yang remang-remang.

"Berkali-kali aku cubit tanganku, berharap ini cuma mimpi, tapi sama aja, aku tetep nggak bangun. Atau emang benar ini bukan mimpi?" tanya Arina lebih pada kameranya. "Aku jadi keinget salah satu kartun kesukaanku 'Spongebob Squarepants'. Dimana orang-orang Bikini Bottom menghilang dari kota untuk merayakan 'hari tanpa Spongebob'. Tapi di kasusku ini, nggak mungkin kan warga kota bahkan warga dunia menghilang untuk merayakan 'hari tanpa Arina'? Kalaupun menghilang, emang menghilang kemana? Dimensi lain?" lanjutnya, masih berbicara di depan kamera merek Canon dan tripod setinggi kepala Arina saat duduk. Arina menghela napas. "Entahlah. Aku bener-bener nggak ngerti sekarang."

Sejenak Arina membenarkan letak kamera di depannya. "Saat ini jam delapan malam di kamar yang cuma bercahaya lampu redup. Aku capai setelah mengembara ke beberapa tempat di Jogja seharian penuh. Bahkan bensin motorku sampai habis. Kalian tahu, sepertinya hanya rumahku yang lampunya hidup. Seluruh jogja, bahkan seluruh dunia sangat gelap karena nggak ada lampu yang hidup. Satu-satunya yang hidup hanya lampu tidur di kamarku. Kenapa hanya lampu kamar? Aku tahu pikiranku tambah konyol, tapi aku takut jika yang menculik orang-orang adalah alien. Kalau aku menghidupkan semua lampu rumah, aku bisa jadi ketahuan dan ikut diculik. Walaupun aku nggak percaya adanya alien, sih. Mungkin saja waktu itu, si alien, atau siapapun yang menculik orang-orang sedang tidak melihatku saat malam. Jadinya aku masih ada disini. Dan takutnya kalau aku menghidupkan semua lampu rumah, bisa-bisa mereka tahu kalau aku lupa belum diculik lalu mereka datang ke rumah untuk menculikku. Oke, rasa-rasanya ucapanku sangat berbelit-belit. Semoga saja kalian paham."

"Emm... Mungkin sampai sini dulu video hari ini. Aku capai dan ngantuk sekali. Aku harap apa yang terjadi hari ini hanya mimpi. Aku harap setelah aku bangun pagi nanti, aku akan bertemu ayah, ibu, kakak, dan adikku. Kalian tahu, aku kesepian sekali. Ngeri juga karena sendirian. Bagaimana jika para setan nggak ikut menghilang? Memikirkannya jadi merinding. Baiklah, kita sudahi saja sekarang. Semoga kita tidak bertemu lagi dan yang pasti, aku berharap ... semua ini hanya mimpi."

Bersambung.

You May Also Like

Doctor Z

Dokter Zein Youssef Al-Ghifari, Dokter Umum berusia 43 tahun, dan seorang duda. Wajahnya sangat tampan, karena dia memang terlahir sebagai keturunan dari Timur Tengah. Tapi di usia ini, Dokter Zein belum menikah. Dokter Zein sebenarnya pernah menikah dahulu, tetapi istrinya, Angelique, meninggal dunia karena sakit. Padahal, penggemarnya sangat banyak. Dari perawat, bidan, polwan, apoteker, sesama dokter, mantan pasien, bahkan dari adik kandungnya sendiri (yang diketahui di kemudian hari ternyata dia adalah sepupunya dari pihak ayahnya). Selain itu, Dokter Zein mempunyai identitas rahasia yang bahkan orang tuanya sendiri pun tidak mengetahuinya, yaitu ilmuwan super gila dan ingin merusak tatanan dunia. Dokter Zein mengenal seorang dokter wanita yang bernama Dokter Zelena Aisha Azwar, 28 tahun, seorang Dokter Spesialis Obsgyn, yang tidak disangka-sangka di kemudian hari, akan menjadi kekasih sejatinya. Masalah semakin rumit saat mengetahui bahwa istrinya, Angelique, tidak meninggal karena sakit, akan tetapi sengaja dihilangkan nyawanya. Beberapa perempuan yang hadir dari masa lalu dan masa yang akan datang, semakin menambah rumit segalanya. Berbagai aksi-aksi dilakukan oleh Dokter Zein dan Dokter Zelena dengan cara mereka masing-masing. Mampukah Dokter Zein dan Dokter Zelena menyelesaikan semua petualangan dan misi-misinya? Dan akankah Dokter Zein dan Dokter Zelena tetap kokoh dalam mempertahankan cinta sejati? Semua akan terjawab di cerita ini.

Zeinomena · Sci-fi
Not enough ratings
38 Chs

Luxuria's Penthouse : The Last Devil's Hormone

update setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat! Penemuan sebuah kitab kuno, Althea-lux pada tahun 1800-an menjadi awal mula sebuah legenda yang menggairahkan untuk masyarakat pesisir pantai tak berpenghuni. Catatan jejak peninggalan seorang penulis tanpa nama membawa sebuah kabar yang mengejutkan untuk semua telinga yang mendengarnya. Ketidaksengajaan menelusuri sebuah bangunan tua yang hampir runtuh termakan usia dan tumbuhan liar di perbatasan Virginia menjadi awal mula kisah ini berasal. Selama bertahun-tahun para peneliti epigrafi memulai perdebatan mereka. Simbol bulan dan hujan, langit awan membentang, matahari berada di atas kepala. Burung terbang mengepakkan sayapnya, mati tertusuk duri dari tumbuhan liar yang ukurannya berlipat-lipat kali lebih tinggi dari seekor gajah. Setiap simbol dan tulisan aneh menjadi beban tersendiri di dalam perannya. Kitab ini diyakini sebagai pertanda akhir jaman, ketika iblis menguasai dunia manusia. Althea-lux adalah perwujudan nyata dari ramalan manusia, yang katanya hidup melebihi kekuasan dewa di dunia. Dia adalah anaknya, anak dewa yang membangkang. Tahun membawa kabar pasal kitab Althea-lux masuk menjamah peradaban manusia yang baru. Peradaban manusia urban dengan teknologi yang paling mutakhir mulai menerjemahkan apa-apa saja yang tak bisa diartikan di tahun-tahun sebelumnya, termasuk sebuah tempat bernama Luxuria's Penthouse. Di tempat inilah, iblis mengendalikan dunia manusia dengan berbaur bersama mereka. ---Luxuria's Penthouse, Greenbank, Virginia---

Lefkiilavanta · Sci-fi
Not enough ratings
375 Chs
Table of Contents
Volume 1