webnovel

Home of Ardor

Author: AudreanaIvy
Fantasy
Ongoing · 204.2K Views
  • 182 Chs
    Content
  • 5.0
    90 ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Hidup itu sebuah perjudian dan hal tak terduga dapat terjadi. Entah dari mana sosok itu datang, dia yang selalu berada dibalik bayang kegelapan tiba-tiba muncul ke permukaan. Dia yang semula hanya memperhatikan kini justru membawa Sang gadis terkutuk, Evelyna De Lorraine berdiri di sampingnya. Dan berjalan beriringan menjadi sosok kutukan yang lain. Menyebabkan sang Lady terjatuh dalam pesona Sang sosok kegelapan yang ditakuti. Seorang antagonis yang lain, sang penguasa sekaligus iblis dunia juga Britania Raya. Bagaimana akhir dari kisah Eveylna De Lorraine beserta sosok kegelapan yang dicintai nya? Apakah mereka akan berhasil menemukan arti sejati dari rumah serta menggapai kembali emosi mereka yang telah lama hilang meninggalkan tempatnya?

Tags
6 tags
Chapter 1CHAPTER I : SOSOK

' Kau hanya sebuah kutukan untuk kami'

' Dasar gadis tidak berguna'

' Jangan melebih-lebihkan luka yang kau terima'

' Aku berharap kau mati dan tidak pernah dilahirkan saja'

Terulang kembali, kata-kata yang menghunus ingatan seorang gadis berambut pirang, air mata nya berlinangan seiring deru nafasnya yang terengah – engah karena berlari ditengah hutan belantara kala salju turun dengan lebat. Bibirnya bergetar hebat akibat kedinginan dan kelelahan yang dirasakan tubuhnya.

Kini gaun serta mantel nya pun telah compang camping akibat tersangkut dahan dan ranting. Berulang kali dirinya jatuh terjerembab di atas hamparan salju yang dingin. Antara Lelah atau menyerah, gadis pirang itu akhirnya memilih tetap diam pada posisi terlentang sembari menutupi sebagian paras ayu nya yang pucat.

Kekehan pelan terdengar, gadis itu mungkin telah kehilangan akalnya karena tertawa ditengah badai salju yang hampir membunuh nya saat ini. Sejujurnya si gadis pirang sangat mengetahui tindakan sembrono nya dapat mengantarkannya bertemu sang kematian lebih cepat.

Namun terlambat gelar the genius's lady dalam sekejap telah berubah menjadi the most idiot's lady.Gadis itu baru saja berlari menjauh dari kota menumpang sebuah pedati[1] menuju desa terakhir didaerah Gloucestershire, setelahnya dilanjutkan berlari ditengah dinginnya badai salju, dan berakhir dengan mati karena hipotermia[2].

Masih dengan terkekeh sang gadis berusaha bangkit dan berjalan tertatih. Melangkah gemetar menuju sebuah celah diantara akar pohon yang mencuat, kemudian menempatkan dirinya dan terdiam ditengah badai yang kian lebat.

Tak sedikitpun terbesit rasa menyesal dihati atas perbuatan gila yang dilakukannya. Sebaliknya gadis itu tersenyum puas karena kini dirinya dapat melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya terlepas dari segala luka dan mengambil sebuah langkah demi kebebasan yang didambakan, meskipun berakhir dengan kematian konyol dirinya.

Hembusan nafas yang berat disertai bau anyir yang tajam membuatnya tersadar dari lamunan sesaatnya. Gadis itu beranjak dari duduknya dan berjalan pelan sembari mencoba menajamkan indranya. Kemudian sebuah jejak kaki makhluk yang jauh lebih besar darinya dan cairan merah kental berceceran ditemukannya.

Suara ranting patah membuat sang gadis mengalihkan pandangannya dan saat itulah manik emerald zamrud miliknya bertubrukan dengan sepasang mata bermanik merah menyala. Disana tepat sekitar tiga meter dari tempatnya berdiri, sesosok makhluk dengan tinggi hampir setinggi pohon, bertubuh hitam legam dan berkepala tengkorak banteng atau apapun itu tengah balas menatapnya.

Bau anyir kembali menusuk indra penciumannya, kemudian baru disadarinya bau anyir itu berasal dari benda ditangan makhluk dihadapannya. Seonggok tubuh manusia terkoyak dengan darah yang meninggalkan jejak berceceran mengotori putihnya salju.

Apa yang selanjutnya terjadi sesuatu yang tidak disangkanya. Dalam hitungan detik dirinya ditarik hingga menubruk tubuh keras makhluk yang baru saja melemparkan barang bawaannya itu ke sembarang arah.

"Sepertinya kau salah tempat gadis kecil." Ujarnya.

Sebuah benda panjang yang keluar dari balik tubuhnya, baru saja menusuk objek yang ternyata telah berdiri sedari tadi dibelakang tubuh si gadis. Sehingga objek yang tak lain ialah tubuh seorang pria itu menyemburkan darah akibat lubang yang baru saja menghiasi tubuhnya. Gadis itu baru saja keluar melihat dunia dan segera disuguhkan pemandangan sebuah pembunuhan sadis, benar-benar sebuah kejutan.

" Aku rasa ini bukan pemandangan untuk dilihat seorang gadis." Sebuah suara bariton menginterupsi, sang gadis segera membalikkan tubuhnya dan kedua manik mereka saling bertubrukan kembali.

Entah sang gadis yang telah kehilangan akal sehatnya dan menjadi tidak waras atau dirinya yang tak memiliki rasa takut akan makhluk dihadapannya. Selepas apa yang terjadi seharusnya seseorang akan lari terbirit-birit sembari berteriak ketakutan, namun gadis berambut pirang itu hanya terdiam dan masih menatap manik merah menyala itu. Bahkan tiba-tiba sang gadis merentangkan tangan serta menyunggingkan sebuah senyum manis.

"Hei, wahai engkau yang aku tidak ketahui bisakah kau membawaku bersama mu?" Gadis itu menyerahkan dirinya sendiri pada makhluk yang baru saja menusuk seseorang secara sadis dan membuang seonggok mayat bagaikan sampah.

"Baiklah, aku akan membawamu gadis kecil."

"Sebentar, aku harus membuang sampah yang lain," gumam sosok itu pelan nyaris seperti berbisik.

Jawaban yang tak disangka-sangka tentu saja. Tanpa basa-basi makhluk itu kembali melemparkan sampah tadi ke sembarang arah menyusul sampah yang lain, sehingga meninggalkan bercak serta genangan kian banyak.

Beberapa detik kemudian cahaya biru berpendar mengelilinginya. Tubuh yang serupa dengan manusia dewasa namun kepala tulang miliknya masih sama disana, hanya saja kini terdapat sehelai kain merah menutupi wajahnya, sosok mengerikan itu baru saja mengganti wujudnya.

Hal selanjutnya yang dilakukan sosok tersebut ialah membawa gadis pirang itu kembali dalam dekapannya, meskipun terasa sedikit kaku dan canggung.

Tentu saja, bukankah itu normal. Tidak akan ada yang mau memungut seorang gadis ditengah hutan belantara sama halnya seperti memungut seekor kucing. Gadis itu hanya menurut saja ketika makhluk asing dihadapannya meminta untuk berpegangan ,sehingga kini tangan sang gadis melingkar pada leher sosok tersebut.

"Pejamkanlah mata mu, untuk manusia biasa berteleport akan menyebabkan pening." Begitulah perintah nya selanjutnya yang lagi-lagi hanya dituruti oleh si gadis.

Gadis itu bersandar pada dekapan sang sosok kegelapan itu. Hangat itulah hal pertama yang dirasakannya, kemudian dirinya dapat menghirup aroma maskulin yang bercampur dengan aroma rumput juga hujan yang terasa sangat menenangkan.

" Gadis kecil yang menarik, tak apa semua akan baik-baik saja."

Suara bariton sosok itu menjadi hal terakhir yang didengarnya sesaat sebelum kegelapan menariknya semakin dalam menuju alam mimpi.

******

Secercah cahaya yang menelusup masuk melewati tirai, dan sinarnya menimpa wajah seseorang yang kini memutuskan untuk menarik kembali selimut, berniat bergelung lebih lama.

Aroma semalam kembali mengisi rongga hidung seseorang yang masih dibawah selimut itu. Kini ia tengah mencari asal aroma menenangkan itu dan hendak memeluknya lebih erat. Pagi yang indah dan damai seperti inilah suasana pagi yang diinginkannya. Tenang tanpa jerit atau makian yang mengusik gendang telinga nya.

Kemudian sekelebat kilas balik diputar dalam benaknya, sesaat kemudian gadis itu membuka mata.

" Sepertinya kau harus bangun sekarang, sesuka itu kah kau memelukku?"

" Selamat pagi."Sapa seseorang berwajah tulang disampingnya, selepas sang gadis membuka mata dan mengerjap beberapa kali berusaha mencerna apa yang tengah terjadi.

Seseorang itu kini membelai pipi pucatnya dengan ujung wajah tulangnya. Dan entah kenapa namun otak sang gadis berpikir tampak seperti dirinya tengah mendapat sebuah ciuman selamat pagi dipipi.

Ini gila, batinnya

[1] Gerobak yang ditarik kuda

[2] Kondisi tubuh dimana mekanisme tubuh kesulitan mengatur suhu tubuh akibat dari tekanan suhu yang dingin

You May Also Like

Reborn sebagai Permaisuri yang Dapat Membaca Pikiran

Terjatuh pada sentuhannya yang hangat meski biasanya dia dingin, dia mencintainya hanya untuk kecewa dan dikhianati pada akhirnya. Ketika cinta berubah menjadi kegelapan, ia berubah menjadi racun dan mengonsumsi jiwa. Arabella yang naif mengalami evolusi. *** “Terima kasih telah menjadi istriku,” adalah kata-kata terakhir suaminya yang dingin sebelum dia meninggal, disertai dengan senyum yang belum pernah muncul di bibirnya sebelumnya. Tidak di hari pernikahan mereka. Dan bahkan tidak saat kelahiran anak mereka satu-satunya. Kaisar Ferdinand, seseorang yang sangat dicintai Arabella, membunuh anak mereka. Dia menjadi seorang penjahat dan bersumpah untuk membalas dendam demi anaknya tercinta. Selama satu dekade, dia menggunakan segala cara untuk membuat Ferdinand menderita. Hingga akhirnya... dia pun hancur! Dengan dendamnya terlunasi, kehidupan Arabella segera berakhir dengan suaminya yang sudah meninggal di pelukannya. Tapi takdir belum selesai bermain dengannya. Tiba-tiba saja, dia kembali dua puluh tahun yang lalu tepat setelah pernikahan mereka. Apakah ini kutukan atau berkah? Itu tidak penting. Karena hanya ada satu hal yang perlu dia lakukan. “Aku akan menghancurkanmu juga di kehidupan ini!” Ini adalah janji penuh kebencian yang dia buat pada diri sendiri saat menyadari dia telah terlahir kembali. Namun, dalam kehidupan keduanya, Arabella secara tidak terduga mendapatkan karunia untuk mengungkap kebenaran. Siapa yang salah dan siapa yang benar? Hanya waktu yang akan menjawab.

Athena_Varinder · Fantasy
Not enough ratings
305 Chs

MARRIED TO A STRANGER

“Aku rasa, kita tidak bisa melakukan ‘itu’ dulu, karena kau masih dalam tahap pemulihan…” Hailee menjawab ragu- ragu, berusaha mencari alasan yang masuk akal untuk situasinya sekarang. “Bulsh*t,” Ramon merutuk dan turun dari tempat tidur mereka yang luar biasa mewah. Dengan langkah tidak sabar, pria itu menghampiri Hailee, seperti pemburu yang akan menangkap buruannya. “Aku akan buktikan kalau aku baik- baik saja. Lebih dari baik.” Dia menegaskan kata terakhirnya sambil tersenyum penuh arti. “…” Ugh! *** Hailee mendapati dirinya telah dijual oleh kakak tirinya, Aileen, setelah kematian kedua orang tua mereka dalam sebuah perampokan. Namun, pada malam di mana seharusnya Hailee melayani lelaki bajingan yang telah memenangkannya dalam lelang, Hailee berhasil kabur dengan membunuhnya. Kini, Hailee berada dalam pengejaran dan harus melarikan diri dari kota tersebut untuk menghindari pengejaran kaki tangan pria yang telah dia bunuh. Di dalam pengejaran itu, Hailee tidak sengaja bertemu dengan Ramon yang tengah sekarat akibat kecelakaan yang dialaminya. Untuk menghindari orang- orang yang mengejarnya, Hailee berpura- pura menjadi Giana, wanita yang selama ini Ramon sembunyikan dari mata publik. Masalah bertambah rumit ketika Ramon tersadar dan dia tidak mengingat apapun. Hailee tentu saja dapat memanfaatkan ini dan terus berpura- pura menjadi Giana, tapi sampai kapan? Dan bagaimana dengan Giana yang asli? ************************ Update setiap hari Pkl. 13.00 wib. ************************ Meet me on Instagram @Jikan_yo_tomare Disclaimer : cover picture from pinterest.com Check out my other stories: **PURPLE DUSK TILL DAWN: dearest through the time –Indonesia- **The Story of Dusk -Indonesia- **Cinta sang Monster **ABSQUATULATE

jikanyotomare · Fantasy
4.9
197 Chs
Table of Contents
Volume 1