Selama kesibukannya hari ini, Skylar sering terlihat berpikir sambil mengernyitkan dahi. Dalam beberapa kesempatan ketika dia sedang mempersiapkan pesta lajang, Skylar akan berdiri sambil melipat tangannya di depan dada. Alisnya nyaris menyatu, membuat wajahnya jadi tampak sedikit seram. Orang-orang yang ingin bicara padanya jadi ragu karena khawatir akan terkena amarahnya.
Tak seperti dugaannya, Skylar masih saja kepikiran soal 'hal yang dilupakan hari ini'. Entah mengapa dia merasa ada yang sangat mengganjal soal hari ini. Bahkan setelah memeriksa jadwalnya, Skylar tak menemukan kegiatan lain yang harus dia lakukan selain menyiapkan pesta lajang Ian dan juga menemui beberapa rekan bisnis sejenak sebelum kembali ke hotelnya.
Sebagai orang yang juga berada dekat dengan Skylar, tentu saja Ian menyadari ada yang aneh dengan temannya. Entah sudah berapa kali Ian melihat pemuda itu akan berdiri diam dan mengeluarkan aura tidak ingin diganggu.
Support your favorite authors and translators in webnovel.com